Dua ODHA Meninggal


Kamis, 26 Agustus 2010

Jawa Pos, 26 Agustus 2010

MAGETAN – Dua warga Magetan berstatus orang dengan HIV/AIDS (ODHA) diketahui meninggal dunia, Selasa (24/8). Kedua penderita itu meninggal di RSUD dr Sayidiman di saat menjalani perawatan medis. ”Yang satu ODHA baru, satunya lama yang sudah kami pantau sejak pulang kampung,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes), Sugeng Raharjo, pada koran ini, kemarin (25/8).

Kedua pasien tersebut, berdasarkan data Dinkes, berinisial ST, 23, warga Desa Temboro, Kecamatan Karas dan NN, 32, warga Desa Candirejo, Kecamatan Kota Magetan. ”Untuk yang NN ini baru saja terdeteksi. Karena baru tiba dari perantauan,” jelas Sugeng. Catatan koran ini, ODHA berinisial ST dari Temboro itu dulunya bekerja di Jakarta.

Selama ini, anak muda tersebut terus mendapat pantauan dari Dinkes. Sedangkan NN adalah ODHA baru lantaran belum terdata Dinkes. ”NN ini sebelumnya bekerja di Bali. Kemudian, pulang dan dirawat di rumah sakit. Dari situlah terdeteksi bahwa dia terjangkit AIDS,” kata Sugeng.

Korban dua penderita HIV/AIDS ini menambah daftar ODHA di Magetan yang meninggal dunia. Data dari Dinkes, selama tahun 2010 ini, jumlah penderita mencapai 64 orang, sedangkan 37 meninggal dunia. (rif/isd)


Entri ini dikirim pada hari Kamis, 26 Agustus 2010 pukul 16:45 dan di arsipkan di bawah Klipping HIV & AIDS. Anda dapat mengikuti tanggapan terhadap entri ini melalui umpan RSS 2.0. Baik komentar maupun ping saat ini ditutup.

Komentar ditutup.

Navigasi Utama